Penimbunan Jalan Tani Dusun I

Oleh : Ardiansyah

Penimbunan Jalan Tani Desa Sarona Dilaksanakan dengan Pola Padat Karya Tunai (PKT), Dorong Produktivitas Pertanian dan Ekonomi Masyarakat

 

Pemerintah Desa Sarona, Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, melaksanakan kegiatan penimbunan jalan tani sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur desa berbasis masyarakat. Kegiatan ini menggunakan pola Padat Karya Tunai (PKT) yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengerjaan.

Kegiatan penimbunan jalan tani ini dilaksanakan di Dusun I Desa Sarona dengan panjang sekitar 822 meter dan lebar 5 meter. Jenis pekerjaan meliputi pengupasan tanah dasar, penimbunan menggunakan material sirtu, serta perataan dan pemadatan lapisan atas. Adapun volume pekerjaan mencapai kurang lebih 1.386 meter kubik timbunan, yang dikerjakan secara bertahap selama 60 hari kerja efektif.

Total anggaran kegiatan sebesar Rp 243.150.000,- bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen dialokasikan untuk upah tenaga kerja lokal sesuai prinsip Padat Karya Tunai. Kegiatan ini melibatkan 30 orang pekerja harian, yang terdiri dari warga desa dengan latar belakang petani, buruh, dan pemuda setempat. Sistem pembayaran dilakukan secara harian untuk memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sekertaris Desa Sarona (Ardiansyah), dalam keterangannya, menjelaskan bahwa penimbunan jalan tani


ini merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung aktivitas pertanian warga dan juga merupaka jalan penghubung dengan desa Nyule . “Selama ini, jalan menuju lahan pertanian sulit dilalui terutama saat musim hujan. Dengan adanya penimbunan ini, akses menjadi lebih baik, petani dapat lebih mudah mengangkut hasil panen dan memangkas waktu tempu menuju Desa Nyule, serta distribusi pupuk dan bibit menjadi lancar,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan dengan sistem Padat Karya Tunai merupakan wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. “Kami ingin pembangunan ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi warga,” ujarnya.


Komentar